Proses Incoming Jasa Cargo Door to Door Import dan Outgoing Jasa Cargo Door to Door Import

Cargo diturunkan dari pesawat kemudian dibawa menggunakan dollies ke Break Down Area

Bagi Anda yang hendak menggunakan jasa cargo door to door, tentu perlu mengetahui bagaimana proses atau prosedur yang berlaku dalam proses pengiriman cargo tersebut sehingga dapat memahami jika ada proses pengiriman cargo yang memerlukan waktu cukup lama. 

Proses Incoming Cargo Import

Proses incoming cargo import secara umum adalah sebagai berikut:

  • Cargo diturunkan dari pesawat kemudian dibawa menggunakan dollies ke Break Down Area
  • Cargo akan melalui proses pemisahan di break down area kemudian dilakukan pencatatan Airway Bill
  • Kemudian, cargo akan dibawa ke acceptance import atau import warehouse untuk proses pemeriksaan fisik dan kelengkapan dokumen lainnya
  • Warehouse operator mengirimkan Notice of Arrival (NOA) pada penerima sebagai pemberitahuan bahwa cargo sudah tiba dan siap untuk diambil
  • Ketika penerima mengambil cargo, penerima akan dikenakan biaya sewa gudang
  • Setelah penerima menyelesaikan proses pembayaran, proses berikutnya adalah melakukan pemeriksaan bea dan cukai. Tahap ini seperti proses kedatangan penumpang internasional yang memiliki jalur merah dan jalur hijau. Setelah melalui pemeriksaan bea cukai, cargo boleh dibawa oleh penerima
  • Jika terdapat cargo yang diterima baik domestic maupun impor tidak diambil oleh penerima, operator dari warehouse cargo akan menyimpan barang tersebut di gudang overflow. Khusus untuk paket cargo internasional, jika sudah berada di gudang overflow selama 30 hari, barang tersebut akan dinyatakan sebagai barang yang tidak dikuasai oleh customs. Jika barang di tempat penimbunan pabean, jika selama 30 hari belum ada pemilik, barang ini akan dikuasai oleh negara.

Proses Outgoing Cargo Export

Proses outgoing cargo export secara umum adalah sebagai berikut:

  • Pembukuan untuk cargo yang akan dikirim
  • Setelah proses pembukuan, cargo akan dikirim ke warehouse acceptance atau gudang penerimaan cargo. Di gudang tersebut cargo akan dilengkapi form pemberitahuan ekspor barang atau pemberitahuan ekspor barang tertentu, packing list, shipper letter of instruction, dan dokumen pelengkap lainnya. Contohnya untuk paket berupa binatang hidup, jasa cargo perlu melengkapinya dengan dokumen karantina. Dari proses di warehouse acceptance, cargo akan dikirim ke unit Bea Cukai. Di sana, cargo akan dilengkapi dengan dokumen cargo serta persetujuan muat jika dokumen pengangkutan telah lengkap. 
  • Persetujuan berupa cap stempel menjadi tanda bahwa cargo sudah diijinkan oleh bea cukai untuk dikirim
  • Cargo yang dikirim sebelum disimpan di warehouse movement atau gudang penerimaan dilakukan pemeriksaan X-Ray lebih dulu untuk mengetahui isi paket yang hendak dikirim.
  • Setelah tahap pemeriksaan, cargo disimpan di storage area atau gudang. Nantinya cargo akan dipacking ulang dengan plastik sebelum dikirim.
  • Bila sudah siap, selanjutnyaa cargo dimuat ke pesawat

Demikian informasi mengenai prosedur incoming cargo import dan outgoing cargo export. Jadi tidak heran jika pengiriman menggunakan jasa cargo biasanya lebih lama dibandingkan pengiriman paket dengan jasa pengiriman biasa yang hanya menangani sedikit barang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *